php hit counter

Karena Cinta, Aku Rindu Ingin Melihat Wajah-Mu (Bag. 2)

Baca pembahasan sebelumnya Karena Cinta, Aku Rindu Ingin Melihat Wajah-Mu (Bag. 1) Mencintai Allah Ta’ala adalah Syarat Keimanan Mencintai Allah Ta’ala termasuk salah satu syarat iman. Cinta inilah yang hendaknya menjadi tujuan kebahagiaan manusia. Seorang mukmin akan menjadikan Allah dan Rasul-Nya sebagai yang paling dicintai daripada yang lain, termasuk dirinya …

Read More »

Mengapa Engkau Enggan Mengenal Tuhanmu? (Bag. 3)

Baca pembahasan sebelumnya Mengapa Engkau Enggan Mengenal Tuhanmu? (Bag. 2) Tauhid Asma’ wa Shifat Merupakan Ilmu yang Paling Utama dan Paling Penting Secara Mutlak Sesungguhnya kemuliaan sebuah ilmu itu mengikuti kemuliaan sesuatu yang dipelajarinya. Terdapat berbagai macam ilmu pengetahuan di dunia ini, di antaranya ilmu tentang lautan, lapisan-lapisan bumi, hewan-hewan, …

Read More »

Pembagian Tafsir Menurut Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu (Bag. 2)

Baca pembahasan sebelumnya Pembagian Tafsir Menurut Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu (Bag. 1) Berikut ini pembagian tafsir Alquran menurut Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu yang disebutkan dalam Tafsir Ath-Thabari : 1/34, Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata : التفسير على أربعة أوجه : وجه تعرفه العرب من كلامها، وتفسير لا يعذر أحد بجهالته …

Read More »

Derajat Hadits Tentang Arwah Mengunjungi Keluarga

Dikeluarkan oleh Abul Husain Ali bin Ahmad Al Hakkari dalam kitab Hadiyyatul Ahya ilal Amwat wa Maa Yashilu Ilaihim (6) dengan sanad sebagai berikut, أخبرنا أبو عبد الرحمن محمد بن الحسين بن موسى السلمي كتابةً قال: ثنا أبو القاسم عبد الله بن محمد النيسابوري عن علي بن موسى البصري، عن …

Read More »

Tafsir Surat An-Najm 19-23: Ngalap Berkah Yang Salah (4) | Muslim.Or.Id

Tafsiran الْأُخْرَىٰ Allah Ta’ala berfirman, وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الْأُخْرَىٰ (20) dan Manaah yang ketiga (terakhir) lagi hina (sebagai anak perempuan Allah)? Terdapat dua tafsiran untuk memaknai الْأُخْرَىٰ dalam QS. An-Najm: 20, yaitu: 1. Al-Ukhra dengan makna “hina atau rendah”, sehingga  terjemah ayatnya yaitu: وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الْأُخْرَىٰ (20) dan Manah yang ketiga …

Read More »

Diam Terhadap Penyimpangan Merupakan Mudahanah

Pertanyaan: Sebagian saudara kami yang merupakan da’i ilallah, mereka berpandangan bahwa demi maslahat sebaiknya tidak berbicara mengenai sufiyah dalam muhadharah dan khutbah-khutbah. Tidak membahas masalah istiwa misalnya, atau tidak membahas masalah istightsah atau masalah-masalah yang lain. Mereka berdalil dengan perjanjian yang dilakukan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dengan orang Yahudi. Apakah pendalilan …

Read More »

Kaidah Fiqih: Hukum Asal Ibadah Adalah Terlarang | Muslim.Or.Id

Diantara kaidah fiqih yang agung dalam agama ini adalah: الأصل في العبادة الحظر, فلا يشرع منها إلا ما شرعه الله و رسوله “Hukum asal dalam ibadah adalah terlarang, maka suatu ibadah tidak disyariatkan kecuali ibadah yang disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya”. Penjelasan kaidah Dijelaskan oleh Syaikh Muhammad Husain Al Jizani …

Read More »