php hit counter
Home / Penyejuk Hati / Tazkiyatun Nufus

Tazkiyatun Nufus

Penyakit yang Paling Berbahaya

Terdapat dua jenis penyakit dalam diri seorang manusia. Pertama adalah penyakit hati dan kedua adalah penyakit badan. Keduanya disebutkan dalam Al-Qur’an. Adapun penyakit hati, terbagi lagi dua jenis, yaitu (1) penyakit syubhat (pemahaman dan pemikiran yang menyimpang) dan keragu-raguan; serta (2) penyakit syahwat (keinginan-keinginan yang terlarang). Contoh-contoh ayat tentang penyakit …

Read More »

Nasihat Ulama Salaf Tentang Penyucian Jiwa

Baca pembahasan sebelumnya 10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 11): Mengenali Hakikat Jiwa Penutup: Perkataan para salaf dalam bab pensucian jiwa Setelah menjelaskan kaidah-kaidah yang dapat membantu seorang hamba dalam membersihkan dan menyucikan jiwa, nampak secara jelas kebutuhan hamba untuk mengintrospeksi diri selama masih berada di dunia, yang merupakan negeri …

Read More »

10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 11): Mengenali Hakikat Jiwa

Baca pembahasan sebelumnya 10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 10): Waspada Dari Sikap Ujub Kaidah kesepuluh: Mengenali hakikat jiwa Di antara keharusan dalam menyucikan jiwa adalah mengenali hakikat jiwa ini, mengetahui sifat-sifatnya, sehingga mudah untuk melindungi, menjaga, dan mengobatinya dari penyakit yang masuk ke dalamnya. Allah Ta’ala telah mendeskripsikan jiwa …

Read More »

10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 10): Waspada Dari Sikap Ujub

Baca pembahasan sebelumnya 10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 9) : Memilih Teman dalam Bergaul Kaidah kesembilan: Waspada dari sikap ujub dan tertipu dengan diri sendiri Sebagaimana firman Allah Ta’ala, فَلَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى “Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dia-lah yang paling mengetahui tentang orang yang …

Read More »

10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 9) : Memilih Teman dalam Bergaul

Baca pembahasan sebelumnya 10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 8) Kaidah kedelapan: Memilih teman dalam bergaul Allah Ta’ala berfirman, وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا “Dan …

Read More »

Jihad Memberantas Hoax

Medsos di zaman sekarang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Namun sayangnya, banyak sekali medsos sekarang ini berisi sampah berupa berita-berita hoax yang tidak jelas sumbernya sehingga menimbulkan kekacauan dan kegaduhan. Oleh karenanya, kita harus cerdas menyikapi hal ini agar tidak menjadi korban hoax. Islam mengajarkan kepada kita agar selektif …

Read More »

10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 8)

Baca pembahasan sebelumnya 10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 7) Kaidah ketujuh: Mengingat kematian dan perjumpaan dengan Allah Ta’ala Allah Ta’ala berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk …

Read More »

10 Kaidah dalam Mensucikan Jiwa (Bag. 7)

Baca pembahasan sebelumnya 10 Kaidah dalam Mensucikan Jiwa (Bag. 6) Kaidah keenam: Menutup pintu yang dapat mengeluarkan seseorang dari kesucian jiwa, menjauhkannya dari keutamaan dan menjerumuskannya ke dalam kehinaan Seorang hamba memiliki kebutuhan yang sangat mendesak untuk menutup pintu yang dapat merusak dan mengotori jiwanya. Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa …

Read More »

10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 6)

Kaidah kelima: Membersihkan dan menghiasi Sesungguhnya hakikat penyucian jiwa adalah diawali dengan membersihkan jiwa (takhliyyah) (تخلية), yaitu membersihkannya dari kotoran, maksiat, dan perbuatan dosa, setelah itu menghiasinya (tahliyyah) (تحلية) dengan melakukan berbagai amal ketaatan dan pendekatan diri kepada Allah Ta’ala. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala, خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً …

Read More »

10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 5)

Baca pembahasan sebelumnya 10 Kaidah dalam Menyucikan Jiwa (Bag. 4) Kaidah keempat: Mencari seseorag sebagai panutan dan teladan Allah Ta’ala berfirman, لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, …

Read More »