php hit counter
Home / Fiqh dan Muamalah / Doa dan Zikir

Doa dan Zikir

Keutamaan Waktu Ba’da Ashar Hari Jumat

Salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah ba’da ashar di hari Jumat. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alahi wa sallam, يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ فِيهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ ‘Pada hari Jum’at terdapat dua belas jam (pada siang hari), …

Read More »

Modal Dasar Berdoa pada Allah (9)

Baca pembahasan sebelumnya Modal Dasar Berdoa pada Allah (8) Kebutuhan seorang hamba untuk beribadah kepada Allah Ta’ala lebih besar daripada kebutuhan jasadnya terhadap ruh! Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah dalam kitab Majmu’ Fatawanya, dan Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitab Thariqul Hijratainnya menjelaskan bahwa sesungguhnya kebutuhan seorang hamba untuk beribadah …

Read More »

Sebab-Sebab Terkabulya Doa | Muslim.Or.Id

Doa termasuk ibadah yang paling agung. Doa bukan sekedar hanya kalimat-kalimat yang diucapkan secara lisan. Akan tetapi, terdapat beberapa syarat dan kondisi sehingga doa kita dikabulkan. Sebab-Sebab Terkabulnya Doa Pertama, mengikhlaskan doa tersebut untuk Allah Ta’ala, konsisten (istiqamah) dan menjauhi kemusyrikan. Allah Ta’ala berfirman, فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ …

Read More »

Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (1) | Muslim.Or.Id

Bismillah walhamdulillah wash shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, amma ba‘du. Disyariatkan untuk membaca isti‘adzah dalam shalat sebelum membaca Al-Fatihah, hal ini berdasarkan keumuman firman Allah Ta‘ala, فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ “Apabila kamu (akan) membaca Al-Qur`an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk” (Q.S. …

Read More »

Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (2) | Muslim.Or.Id

Setan begitu semangat menjauhkan manusia dari Al-Qur`an Ulama bersepakat bahwa membaca Al-Qur`an dengan mentadabburinya dan mengamalkannya adalah dzikir yang paling utama (afdhal), apalagi apabila hal itu dilakukan di dalam ibadah shalat yang merupakan rukun Islam terpenting setelah syahadatain, lebih-lebih lagi apabila yang akan dibaca adalah Ummul Qur`an (Induk Al-Qur`an), yaitu …

Read More »

Mutiara Isti’adazah dalam shalat (3)

Baca pembahasan sebelumnya Mutiara Isti’adazah dalam shalat (2) Penjelasan: أَعُوذُ بِاَللَّهِ “Saya berlindung kepada Allah” Kata kerja di dalam kalimat ini diambil dari Al-‘Iyaadzu, yaitu berlari dari keburukan. Sehingga maknanya adalah “Saya berlindung kepada Allah untuk menghindar dan menjauh dari keburukan”, karena Allah Ta’ala-lah tujuan permohonan perlindungan, dan Yang Maha …

Read More »

Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (4)

Baca pembahasan sebelumnya Mutiara Isti’adazah dalam shalat (3) Lafazh Kedua: أعوذُ باللهِ السَّمِيعِ العَلِيمِ مِنَ الشيطانِ الرَّجِيمِ A’uudzu billaahis Samii’il ‘Aliim minasy Syaithaanir rajiim. “Aku memohon perlindungan kepada Allah Yang Maha Mendengar dan Mengabulkan doa, lagi Maha Mengetahui, dari setan yang terkutuk.” Bacaan ini yang dipilih oleh Imam Ahmad, Al-A’masy, …

Read More »

Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (5)

Baca pembahasan sebelumnya Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (4) As-Sami’ adalah Yang Maha Mendengar Seluruh Suara السَّمِيعِ “Yang Maha Mendengar (dan Mendengar doa).” As-Samii’ adalah salah satu nama Allah yang maha indah (husna). As-Samii’ adalah Yang Maha Mendengar seluruh suara dalam berbagai macam bahasa, dan suara (doa) yang terkait dengan berbagai …

Read More »

Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (6) | Muslim.Or.Id

Baca pembahasan sebelumnya Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (5) Al-‘Aliim yaitu Yang ilmu-Nya meliputi segala sesuatu العَلِيم Yang Maha Mengetahui Al-‘Aliim adalah salah satu nama Allah yang maha indah (husna). Al-‘Aliim yaitu Yang ilmu-Nya meliputi segala sesuatu, baik yang lahir maupun batin, yang nampak maupun tersembunyi, baik sesuatu yang ada pada …

Read More »

Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (7)

Baca pembahasan Mutiara Isti’adazah dalam Shalat (6) Lafazh ketiga أعوذ بالله من الشيطان الرجيم؛ من هَمْزِه، ونَفْخِه، ونَفْثِه A’uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim min hamzihi wa nafkhihi wa naftsihi “Saya berlindung kepada Allah dari sejenis kegilaan, kesombongan, dan sya’ir setan yang suka menggoda manusia untuk berbuat maksiat, dan yang dijauhkan dari …

Read More »